21
Mar
Off

Bagaimana Cara Menghitung Kehamilan dan Hari Perkiraan Lahir

Jika Anda sudah dinyatakan positif hamil, maka hal yang paling membuat penasaran adalah berapa usia kehamilan Anda bukan? Sebenarnya cara menghitung kehamilan dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu secara alami dan modern. Lantas bagaimana sih cara menghitung usia kehamilan dan hari perkiraan lahir? Yuk simak beberapa ulasan berikut ini.

Bagaimana Cara Menghitung Usia Kehamilan Berdasarkan HPHT?

Cara menghitung kehamilan menggunakan metode HPHT hanya dapat dilakukan bagi para ibu hamil yang memiliki periode menstruasi yang normal dan teratur setiap 28 hari sekali. Metode HPHT ini akan memberikan Anda informasi mengenai berapa minggu usia kehamilan Anda. Untuk itu cobalah mengingat HPHT Anda dan dihitung sebagai hari pertama kehamilan.

Lantas Bagaimana Jika Tidak Ingat HPHT Selama Periode Haid?

Inilah salah satu kelemahan cara menghitung usia kehamilan dengan menggunakan HPHT. Pasalnya tidak semua wanita akan mengingat kapan hari pertama dan hari terakhir menstruasi. Terlebih lagi tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi normal. Untuk itu bagi Anda yang sedang melakukan program hamil tak ada salahnya untuk mencatat HPHT setiap bulannya.

Lalu bagaimana cara menghitung usia kehamilan secara menual jika Anda tidak mengingat HPHT? Atau bahkan siklus menstruasi Anda tidak teratur. Solusi tepat yang bisa Anda lakukan adalah dengan menjalani pemeriksaan USG. Bahkan saat ini sudah ada banyak sekali dokter yang memanfaatkan alat yang satu ini baik dalam bentuk 2D, 3D atau bahkan 4D.

Setiap alat USG tersebut tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Terlebih lagi dengan menjalani pemeriksaan yang satu ini Anda juga bisa mendapatkan berbagai informasi lainnya seperti pajang janin, lingkar kepala janin, hingga jenis kelamin janin dalam kandungan jika kehamilan Anda sudah menginjak usia yang cukup matang.

Cara Menghitung HPL Secara Manual

Tak hanya mampu mengetahui berapa usia kehamilan Anda saja, dengan menggunakan metode HPHT ternyata Anda juga bisa mengetahui hari perkiraan lahir (HPL). Caranya juga tergolong cukup mudah. Pasalnya Anda hanya perlu menambahkan 7 pada periode awal dan akhir menstruasi Anda dan mengurangi bulan dengan 3 kemudian menambahkan 1 pada tahunnya.

Namun untuk beberapa bulan yang tidak bisa dikurangi dengan angka 3 seperti bulan Januari, Februari dan Maret, maka solusi yang bisa Anda lakukan adalah menambah bulannya dengan angka 9. Namun untuk angka tahunnya sendiri tidak perlu ditambahkan lagi.

Jadi rumus sederhana yang bisa Anda hitung adalah tanggal terakhir haid ditambah 7 menjadi perkiraan tanggal kelahiran. Sedangkan untuk bulan terakhir menstruasi dikurangi 3 menjadi perkiraan bulan kelahiran. Sedangkan untuk bulan-bulan tertentu seperti Januari, Februari, dan Maret untuk bulan terakhir menstruasi ditambah dengan angka 9.

Nah di atas merupakan beberapa cara menghitung kehamilan dan hari perkiraan lahir (HPL). Dengan mengetahui usia kehamilan dan hari perkiraan lahir tentunya Anda akan bisa melakukan persiapkan dengan lebih maksimal.